Kecewa
Itu adalah satu kata yang terlintas dalam pikiran gua ketika angkatan gua mengadakan rapat terakhir makrab TI. Gua yang sangat anti sama yang namanya "marah-marahin orang" sangat kecewa ketika mendengar akan ada sesi jurit malam yang melibatkan "marah-marah". Gua mendukung makrab ini, tapi gua kira udah pada komit untuk tidak melakukan apa yang senior sebelumnya lakukan kepada angkatan kami. Kesalnya gua karena gua udah berpikir meskipun ada jurit malam, setidaknya hanya akan membangunkan mereka dengan santai dan mengajak mereka dengan halus tanpa adanya teriakan-teriakan ga jelas pada malam hari, namun kenyataannya pada rapat terakhir, panitia acara mengumumkan klo bakal ada beberapa panitia yang bakal jadi "senior jahat" yang akan marahin adik-adik kelas pada malam hari dengan skenario buatan (sungguh drama queen banget menurut gua) untuk memojokkan adik-adik kelas dalam situasi dimana mereka akan merasa bersalah karena suatu hal. Ini ngga dewasa banget. Gua sangat menyesali keputusan acara yang sudah final tersebut (kalaupun gua protes, emang ada yang mau dengerin gua? -.-). Rasanya sangat sulit menyingkirkan kultur hazing yang ada di Indonesia meskipun temanya makrab (jelas melenceng 'makrab = malam keakraban' cih) sekalipun. Jadi teringat setelah pertama selesai di-makrab-in kakak kelas dulu, tekad beberapa orang sangat suci untuk melakukan makrab yang benar-benar akrab dengan adik-adik kelasnya, bahkan sampai ada wacana mau ngajak adik-adik kelas nanti buat main PES bareng. Wacana itu tampak lenyap tiada bersisa dalam rundown acara yang akan dilaksanakan ini. Terlihat atau tidak, sepertinya ada suatu tekanan yang menginginkan acara marah-marah tetap diadakan. Dengan berbagai alasan (sepertinya lebih tepat disebut pembenaran) yang membuat hal yang salah sekalipun menjadi benar mereka sudah memenangkan makrab ini, dari rasionalitas dan akal sehat (akal sehat? yaiyalah masa nyiapin skenario cuma buat mojokin adik kelas di tengah malam?). Selamat untuk yang berhasil, selamat untuk yang telah menarik jauh-jauh idelisme mereka dari makrab yang benar-benar akrab. Selamat!